News Tanjung Selor – Manajemen Rumah Sakit dr. Soemarno Sosroatmodjo (RSDSS) Tanjung Selor, Kalimantan Utara, mengumumkan kebijakan baru terkait layanan administrasi pasien. Mulai 1 November 2025, seluruh pendaftaran pasien di poliklinik wajib dilakukan secara online. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya digitalisasi layanan kesehatan, sekaligus untuk mengurangi antrean panjang di loket pendaftaran.

Direktur RSDSS Tanjung Selor menjelaskan, sistem pendaftaran online akan mempermudah pasien dalam mengakses layanan kesehatan. Pasien cukup menggunakan ponsel pintar atau perangkat lain yang terhubung internet tanpa harus menunggu lama di rumah sakit. “Dengan sistem ini, pasien bisa mendaftar dari rumah, memilih poliklinik yang dituju, serta mendapatkan nomor antrean secara otomatis,” ujarnya.
Baca Juga : Baru 39,5 Persen, Kaltara Masih Kesulitan Kejar Target Eliminasi Tuberkulosis 2030
Cara Pendaftaran Online
-
Akses Website Resmi
Pasien membuka laman resmi RSDSS Tanjung Selor di alamat [rsdss-tanjungselor.go.id] (contoh alamat, disesuaikan dengan resmi RS). -
Login atau Registrasi
Bagi pasien lama, cukup login menggunakan nomor rekam medis dan tanggal lahir. Sementara pasien baru perlu melakukan registrasi dengan mengisi data diri secara lengkap. -
Pilih Layanan Poliklinik
Setelah masuk, pasien memilih poliklinik tujuan, misalnya poliklinik umum, anak, jantung, atau lainnya sesuai kebutuhan. -
Pilih Jadwal & Dokter
Sistem akan menampilkan daftar jadwal praktik dokter. Pasien dapat memilih sesuai waktu yang tersedia. -
Dapatkan Nomor Antrian Digital
Setelah konfirmasi, pasien akan menerima nomor antrean melalui SMS atau email. Nomor ini harus ditunjukkan saat tiba di rumah sakit.
Poliklinik RSDSS Beralih ke Sistem Online
Pihak rumah sakit memastikan, meski pendaftaran wajib online, tetap disiapkan help desk dan petugas pendamping di lokasi untuk membantu pasien yang kesulitan menggunakan sistem digital, terutama lansia.
Kebijakan ini disambut positif sebagian masyarakat karena dinilai praktis dan hemat waktu. Namun, ada juga warga yang berharap layanan manual masih dipertahankan sebagai alternatif, terutama bagi pasien dari wilayah dengan keterbatasan akses internet.
Manajemen RSDSS menyatakan, transisi menuju sistem online akan terus dievaluasi. Tujuannya, agar seluruh pasien bisa merasakan kemudahan tanpa hambatan berarti. “Kami ingin pelayanan kesehatan di RSDSS semakin modern, cepat, dan nyaman bagi masyarakat Tanjung Selor,” tutup Direktur RSDSS.







