News Tanjung Selor – Pesatnya pembangunan di Kalimantan Utara membuka peluang besar bagi Tanjung Selor untuk naik status dari kecamatan menjadi kota.
Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Utara, Arming, menilai bahwa langkah pemekaran ini tidak hanya penting dari sisi administratif, tetapi juga strategis untuk memperkuat peran Tanjung Selor sebagai ibu kota provinsi di tingkat nasional.

“Pemekaran Tanjung Selor menjadi kota akan membawa dampak positif terhadap tata kelola pemerintahan dan percepatan pembangunan. Selain itu, hal ini juga akan mempertegas posisi Tanjung Selor sebagai pusat pertumbuhan ekonomi dan pemerintahan di Kalimantan Utara,” ujar Arming.
Baca Juga : BNN Kaltara Gerebek Dua Titik Rawan Narkoba di Tarakan, 8 Orang Diamankan
Menurutnya, dengan perubahan status menjadi kota, pemerintah daerah akan memperoleh kewenangan yang lebih luas dalam mengelola berbagai potensi wilayah. Hal ini mencakup peningkatan pembangunan infrastruktur, optimalisasi pelayanan publik, serta penguatan iklim investasi yang lebih terbuka dan kompetitif.
Dengan demikian, perubahan status tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Arming juga menambahkan bahwa pemekaran ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, mempercepat pelayanan publik, serta membuka peluang kerja baru bagi warga setempat.
“Yang terpenting adalah memastikan pemekaran dilakukan secara terencana, dengan mempertimbangkan kesiapan infrastruktur, sumber daya manusia, dan keuangan daerah,” tegasnya.
Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan pemerintah, rencana pemekaran menjadi kota dipandang sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan wilayah Kalimantan Utara.
Pemekaran ini diyakini mampu memacu pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta memperkuat posisi sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi provinsi. Selain itu, status kota diharapkan mendorong investasi dan membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat.








