, ,

Di bawah Terik Matahari dan Embun Pagi, Pasukan Oranye DLH Bulungan Jaga Wajah Tanjung Selor

by -506 Views

DLH Bulungan: Garda Depan Penjaga Keindahan dan Kebersihan Kota Tanjung Selor

News Tanjung Selor– Di bawah terbitnya mentari pagi, ketika kota masih terlelap dalam buaian mimpi, suara gemerincing gerobak sampah telah bersahutan. Siluet “pasukan oranye” dengan semangat membara telah bergerak, membersihkan sisa-sisa aktivitas sehari sebelumnya. Inilah pemandangan harian yang menjadi jantung dari komitmen Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan dalam mewujudkan Tanjung Selor yang bersih, rapi, dan tertata.

DLH Bulungan bukan sekadar instansi pemerintahan; mereka adalah ujung tombak dalam pertempuran melawan sampah dan ketidakpedulian. Dengan dedikasi tinggi, OPD ini terus bekerja maksimal, menjadikan kebersihan bukan hanya program, tetapi sebuah filosofi yang dihidupi.

Lebih dari Sekadar Mengangkut: Strategi Holistik Penanganan Sampah

Fokus perhatian DLH Bulungan tidak hanya terpaku pada pengangkutan sampah. Mereka mendalami akar permasalahan, salah satunya adalah kebiasaan masyarakat dalam penanganan sampah rumah tangga. Kepala DLH Bulungan, H. Ismail, memaparkan bahwa penanganan sampah di Bulungan bersifat kolaboratif.

“Soal penanganan sampah di Bulungan ini sebenarnya ada yang bersifat mandiri, ada yang dicover dinas tertentu. Seperti perumahan, perkebunan, rumah sakit, pasar, itu semua ada pengelolanya,” jelas Ismail pada Jumat (17/10/2025).

DLH Bulungan Jamin Kota Tanjung Selor Tetap Indah dan Bersih - Sumber : Mediakaltimtara.com - BeritaSatu Network

Baca Juga: Suasana Ramai Pelabuhan Kayan II di Pagi Hari: 18 Speedboat Siap Layani Penumpang Tarakan-Tanjung Selor

Namun, di tengah kompleksnya pembagian wewenang ini, DLH Bulungan mengambil peran sebagai pemersatu dan penggerak. Filosofi yang mereka pegang teguh sederhana namun powerful: Kabupaten Bulungan dan Tanjung Selor ini harus bersih. Ini adalah komitmen yang tidak bisa ditawar.

Pasukan Oranye: Pahlawan Senyap di Ufuk Fajar

Dibalik wajah Tanjung Selor yang bersih dan memesona, terdapat pengorbanan yang jarang terlihat. Ismail dengan bangga menyoroti dedikasi tim intinya.

“Saya bangga dengan pasukan oranye yang saya bawa, mereka turun kerja pada subuh. Bahkan jam 04.00 WITA mereka sudah ada di jalan untuk menjalankan tugasnya sebagai petugas kebersihan.”

Bayangkan, ketika hampir semua orang masih terlelap, para pahlawan tanpa jubah ini telah memastikan jalanan kota bersih untuk disusuri warganya. Mereka bekerja di luar waktu kerja umum, menjadikan kesunyian subuh sebagai saksi bisu pengabdian mereka. Tugas mereka bukan hanya membersihkan, tetapi juga memastikan citra dan kenyamanan Tanjung Selor tetap terjaga. Mereka adalah simbol nyata dari etos kerja dan cinta terhadap lingkungan.

Membangun Kesadaran Kolektif: Kunci Keberlanjutan yang Hakiki

Meski kerja keras “pasukan oranye” tak diragukan lagi, DLH Bulungan menyadari bahwa pertempuran ini tidak bisa dimenangkan sendirian. Keberlanjutan kebersihan kota terletak pada tangan setiap warganya.

“Saat ini yang kita harapkan adanya kesadaran kolektif dari masyarakat itu sendiri,” tandas Ismail.

Ajakan ini bukan sekadar himbauan, melainkan seruan untuk revolusi mental. DLH Bulungan mendorong setiap elemen masyarakat untuk:

  1. Memulai dari Lingkungan Sendiri: Kebersihan dimulai dari halaman rumah, kamar, dan lingkungan terdekat.

  2. Memilah dan Memilih Sampah: Ini adalah langkah krusial. Dengan memisahkan sampah organik (sisa makanan, daun) dan anorganik (plastik, kertas, logam), proses pengolahan sampah menjadi jauh lebih efektif.

“Dengan begitu bisa memudahkan pengolahan sampah yang bisa didaur ulang dan sampah organik lainnya,” jelas Ismail.

Sampah anorganik yang terpilah dapat didaur ulang, mengurangi beban Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan menciptakan nilai ekonomi baru. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos, menyuburkan tanah dan tanaman. Inilah siklus ekonomi sirkular yang ingin dibangun.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.