, ,

Ibu Kota Bulungan Meriahkan HUT dengan Pameran UMKM dan Tari Gerak Sama

by -614 Views

Pameran UMKM Desa dan Tarian Gerak Sama Meriahkan HUT ke-235 Tanjung Selor & ke-65 Bulungan

News Tanjung Selor– Ibu Kota Provinsi Kalimantan Utara, kembali menorehkan sejarah dalam lembaran kebanggaannya. Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-235 Tanjung Selor dan ke-65 Bulungan pada tahun 2025 berlangsung semarak dan penuh makna. Pusat keramaian terpusat di Kebun Raya Bunda Hayati, yang pada Senin, 13 Oktober 2025, diserbu oleh ribuan warga. Mereka memadati lokasi bukan hanya untuk bersuka cita, tetapi juga untuk menyaksikan dan terlibat langsung dalam sebuah perhelatan yang mengangkat semangat “Bumi Tenguyun”: semangat kebersamaan dan gotong royong.

Lebih dari Sekadar Seremonial: Pembukaan yang Sarat Makna

Acara pembukaan dibuka dengan khidmat melalui upacara pengibaran bendera Merah Putih, simbol persatuan dan cinta tanah air yang mengingatkan semua pihak akan perjalanan panjang sejarah daerah ini. Suasana kemudian berlanjut dengan sambutan resmi dari Bupati Bulungan, Syarwani, yang didampingi oleh sejumlah pejabat penting, tokoh masyarakat, dan tamu undangan dari berbagai penjuru.

RRI.co.id - Pameran UMKM Desa dan Tari Gerak Sama Meriahkan HUT Bulungan dan Tanjung Selor

Baca Juga: Semangat Juang Atlet Karate Porkab II Bulungan Dijaga Pengamanan Ketat Polresta

Puncak dari rangkaian pembukaan adalah ritual pemotongan tumpeng raksasa oleh Bupati Syarwani bersama jajaran Forkopimda. Tumpeng yang disajikan bukan sekadar hidangan, melainkan simbol rasa syukur yang mendalam atas berkah, kemakmuran, dan perjalanan panjang sejarah Bulungan dan Tanjung Selor. Setiap butir nasi dan lauk-pauknya seolah mewakili doa dan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Panggung Ekonomi Kerakyatan: Geliat UMKM Menjadi Primadona

Dari pantauan di lapangan, suasana di area pameran menjadi jantung dari perayaan kali ini. Berderet stan-stan UMKM berdiri megah, memamerkan kekayaan lokal yang memesona. Mulai dari produk unggulan kuliner seperti keripik ubi khas desa, dodong kalimantan, sirup markisa, hingga kopi liberika khas Bulungan. Tidak ketinggalan, hasil kerajinan tangan masyarakat desa pun turut memeriahkan, seperti tenun etnik, anyaman rotan, hingga perhiasan manik-manik tradisional yang sarat akan nilai budaya.

Dalam sambutannya, Bupati Syarwani menegaskan dengan tegas bahwa perayaan HUT tahun ini dirancang jauh dari sekadar hiburan rakyat semata.

“Panggung ini milik teman-teman desa yang memamerkan hasil karya dan produk mereka. Ini bukan hanya ajang hiburan, tapi juga peluang ekonomi,” tegas Syarwani di hadapan ribuan pasang mata yang hadir.

Ia menambahkan, momentum hari jadi ini sengaja dijadikan sebagai panggung bersama untuk memperkuat solidaritas sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha kecil dan menengah agar lebih dikenal luas.

“Hari jadi tahun ini memang merupakan panggung seluruh masyarakat desa di Bulungan. Kita sengaja melibatkan, agar teman-teman di desa bisa memamerkan produk UMKM mereka. Termasuk juga di momen ini kita melibatkan pelaku UMKM yang ada di Bulungan,” pungkasnya.

Optimisme Bupati terasa begitu nyata. Dari setiap transaksi yang terjadi di stan-stan pameran, mengalir harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi akar rumput. Perputaran uang ini diyakini akan memberikan dampak positif yang signifikan, mengukuhkan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian masyarakat Bulungan yang sesungguhnya.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.