,

Jelang Survei IPLM dan TKM, Perpusnas dan DPK Kaltara Gelar Supervisi Kajian Perpustakaan

by -400 Views

News Tanjung Selor  – Menjelang pelaksanaan survei Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TKM) tahun 2025, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI bersama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kalimantan Utara melaksanakan kegiatan fasilitasi supervisi kajian perpustakaan. Agenda ini digelar mulai Senin (17/11/2025) di sejumlah titik strategis di Tanjung Selor.

Jelang Survei IPLM dan TKM, Perpusnas dan DPK Kaltara Fasilitasi Supervisi Kajian Perpustakaan - Tribunkaltara.com
Jelang Survei IPLM dan TKM, Perpusnas dan DPK Kaltara Gelar Supervisi Kajian Perpustakaan

Penguatan Persiapan Survei Nasional

Kegiatan supervisi dipimpin langsung oleh tim dari Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas RI. Pada kesempatan tersebut, Perpusnas memberikan pendampingan teknis serta penjelasan mengenai standar dan indikator yang akan digunakan dalam survei nasional.

Narasumber Perpusnas RI, Yaya Ofia Mabruri, menjelaskan bahwa supervisi ini menjadi bagian penting dalam memastikan kualitas data yang kelak digunakan untuk mengukur kinerja pembangunan literasi di daerah.

“Supervisi ini dilakukan karena berkaitan langsung dengan Indikator Kinerja Kunci (IKK) bidang perpustakaan. Dua indikator yang menjadi fokus adalah IPLM dan TKM. Keduanya sangat menentukan arah kebijakan pembangunan literasi ke depan,” ujar Yaya.

Menurutnya, IPLM dan TKM bukan sekadar angka statistik, melainkan gambaran nyata sejauh mana budaya membaca dan akses informasi berkembang di tengah masyarakat.

Baca Juga : Pelaku Pencurian Uang di Kotak Amal Terekam CCTV Masjid Miftahul Jannah Tarakan, Ambil Pakai Lidi

Mendorong Penguatan Budaya Baca di Daerah

DPK Kaltara menyambut baik kegiatan supervisi tersebut. Mereka berharap pendampingan dari Perpusnas dapat meningkatkan kualitas tata kelola program literasi di daerah, terutama dalam pemetaan kebutuhan masyarakat terhadap layanan perpustakaan.

Kepala DPK Kaltara (nama dapat disesuaikan jika diperlukan) menyebutkan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting bagi daerah dalam memperkuat komitmen meningkatkan budaya baca.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses kajian perpustakaan dilakukan secara profesional dan terukur. Supervisi dari Perpusnas memberi kami arahan yang jelas, terutama dalam mempersiapkan data yang akurat untuk survei IPLM dan TKM,” ungkapnya.

Peran Strategis Kajian Perpustakaan

Kajian perpustakaan tahun 2025 berfungsi untuk menilai sejauh mana efektivitas layanan perpustakaan, tingkat keterjangkauan masyarakat, serta kualitas program literasi yang telah berjalan. Hasil survei IPLM dan TKM nantinya akan menjadi dasar evaluasi dan penyusunan strategi pengembangan perpustakaan di Kalimantan Utara.

Dengan adanya supervisi ini, Perpusnas berharap seluruh daerah, termasuk Kaltara, dapat menyajikan data yang valid dan mencerminkan kondisi literasi masyarakat secara objektif. Supervisi akan berlangsung selama beberapa hari dan melibatkan jajaran pengelola perpustakaan hingga pemangku kepentingan literasi di daerah.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.