,

Mau Kota tapi Masih Satu Kecamatan, Pemekaran Tanjung Selor Tak Kunjung Jalan

by -747 Views

News Tanjung Selor – Tanjung Selor, ibu kota Provinsi Kalimantan Utara, hingga kini masih berstatus sebagai bagian dari Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan. Kondisi ini menimbulkan perdebatan panjang terkait kebutuhan pemekaran wilayah. Pasalnya, sebagai pusat pemerintahan provinsi, Tanjung Selor diharapkan memiliki tata kelola setara dengan kota administratif, namun realitasnya masih berada dalam satu kecamatan.

Mau DOB, Tapi Kota Tanjung Selor Baru Satu Kecamatan - Prokal
Mau Kota tapi Masih Satu Kecamatan, Pemekaran Tanjung Selor Tak Kunjung Jalan

Upaya Pemkab Bulungan

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) telah melakukan pemetaan terkait rencana pemekaran wilayah Tanjung Selor. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan perkembangan jumlah penduduk, pertumbuhan ekonomi, serta kebutuhan pelayanan publik yang semakin kompleks.

Namun, meski wacana pemekaran sudah bergulir cukup lama, hingga kini realisasi pembentukan kota baru dari wilayah Tanjung Selor masih belum menemukan titik terang. Beberapa faktor teknis maupun administratif disebut menjadi hambatan dalam proses tersebut.

Baca Juga : Gen Z Perlu Insentif agar Bisa Beli Rumah

Hambatan Pemekaran

Kepala DPMD Bulungan menuturkan bahwa proses pemekaran membutuhkan kajian mendalam, baik dari sisi regulasi maupun kesiapan sumber daya. Salah satu tantangan terbesar adalah pemenuhan syarat administratif sesuai ketentuan pemerintah pusat, termasuk jumlah kecamatan, kelurahan, hingga dukungan infrastruktur dasar.

Selain itu, perlu juga adanya persetujuan lintas lembaga mulai dari pemerintah daerah, provinsi, hingga kementerian terkait. “Kita sudah lakukan pemetaan, tetapi masih ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi agar pemekaran bisa terealisasi,” jelasnya.

Dampak bagi Masyarakat

Banyak kalangan menilai bahwa keterlambatan pemekaran berimbas pada pelayanan publik yang kurang maksimal. Sebagai pusat pemerintahan provinsi, Tanjung Selor memiliki dinamika yang jauh lebih kompleks dibanding kecamatan lain. Pertumbuhan penduduk dan aktivitas ekonomi yang meningkat pesat menuntut sistem administrasi yang lebih mandiri.

Warga berharap pemekaran bisa segera terealisasi agar Tanjung Selor memiliki keleluasaan dalam perencanaan pembangunan, pengelolaan infrastruktur, serta pelayanan sosial yang lebih optimal.

Harapan ke Depan

Meski prosesnya belum berjalan mulus, Pemkab Bulungan menegaskan tetap berkomitmen mendorong pemekaran Tanjung Selor. Harapannya, daerah ini tidak hanya menjadi ibu kota provinsi secara administratif, tetapi juga mampu berkembang layaknya kota modern dengan tata kelola pemerintahan yang efektif.

Dengan sinergi antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat, Tanjung Selor diharapkan segera naik status menjadi kota, sehingga mampu mengimbangi peran strategisnya sebagai pusat pemerintahan sekaligus etalase Kalimantan Utara.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.