News Tanjung Selor – Program Merdeka Belajar Generasi (MBG) untuk pertama kalinya digelar di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Kegiatan ini menyasar 2.900 siswa mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Kehadiran MBG di Tanjung Selor menjadi momentum penting dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif dan berkualitas bagi generasi muda di daerah perbatasan.

Pelaksanaan MBG perdana ini dihadiri oleh pemerintah daerah, dinas pendidikan, serta para pendidik dan orang tua siswa. Kehadirannya disambut antusias karena dinilai dapat menjadi solusi bagi peningkatan mutu pendidikan di wilayah yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.
Fokus pada Kualitas Pembelajaran
Program MBG tidak hanya berfokus pada pemberian materi belajar tambahan, tetapi juga menanamkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta penguatan karakter siswa. Para pendidik dilibatkan dalam pelatihan khusus agar mampu mengimplementasikan metode belajar yang lebih interaktif dan menyenangkan.
“MBG hadir untuk menyiapkan generasi muda yang tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga tangguh secara mental dan berkarakter,” ujar salah satu pejabat Dinas Pendidikan Bulungan.
Baca Juga : Gubernur Kaltara Ajak ASN Menjaga Kondusifitas
Antusiasme Siswa dan Guru
Sejak hari pertama pelaksanaan, ribuan siswa menunjukkan antusiasme tinggi. Anak-anak PAUD tampak gembira mengikuti kegiatan bermain sambil belajar, sementara siswa SD hingga SMA aktif dalam sesi diskusi kelompok, literasi, serta kegiatan seni dan olahraga yang terintegrasi.
Para guru pun menyambut baik program ini karena memberikan pendekatan baru dalam pembelajaran. Salah seorang guru SMA mengungkapkan bahwa MBG membantu siswa lebih berani menyampaikan pendapat dan berkolaborasi dengan teman sebaya.
Harapan untuk Pendidikan Kaltara
Pemerintah Kabupaten Bulungan berharap MBG dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan diperluas ke seluruh sekolah di Kalimantan Utara. Dengan menyasar ribuan siswa di Tanjung Selor, program ini diharapkan menjadi titik awal bagi lahirnya generasi muda yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.
“Semoga MBG tidak berhenti di sini, tetapi menjadi gerakan bersama demi mencetak SDM Kaltara yang berkualitas,” ujar salah satu orang tua siswa.
Kegiatan MBG perdana ini ditutup dengan penampilan kreasi seni siswa, menandai semangat baru dunia pendidikan di Tanjung Selor.








