,

SMK di Kaltara Ditarget Siap Terapkan Pola BLUD pada 2026

by -441 Views

News Tanjung Selor — Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan seluruh Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayahnya siap menerapkan pola pengelolaan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) pada tahun 2026.

SMK Berharap Jadi BLUD, DPRD Kaltara Siap Buat Perda Sebagai Payung Hukum –  Fokus Borneo
SMK di Kaltara Ditarget Siap Terapkan Pola BLUD pada 2026

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat kemandirian sekolah dalam pengelolaan keuangan dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi di daerah.

Kepala Bidang Pembinaan SMK pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara, Arinda Susanti, mengatakan bahwa persiapan menuju implementasi BLUD telah berjalan optimal. Saat ini, seluruh dokumen administratif, instrumen evaluasi, hingga perangkat teknis pendukung sudah disiapkan oleh pihak sekolah.

“Dari sisi kesiapan internal, hampir semua SMK di Kaltara sudah memenuhi persyaratan. Kami tinggal menunggu regulasi pendukung di tingkat pemerintah daerah untuk memastikan penerapan BLUD berjalan sesuai ketentuan,” ujar Arinda, Jumat (7/11/2025).

Dorong Kemandirian dan Inovasi Sekolah

Pola BLUD memungkinkan sekolah mengelola dana secara lebih fleksibel, termasuk dari hasil usaha layanan pendidikan, kerja sama industri, maupun pengembangan produk dan jasa berbasis keahlian siswa. Dengan sistem ini, SMK diharapkan tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga pusat produksi dan inovasi daerah.

Baca Juga : Kaltara Masuk Empat Provinsi Terharmonis di Indonesia

“Dengan BLUD, sekolah dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk mendukung kegiatan belajar dan pengembangan kewirausahaan siswa. Ini akan menumbuhkan budaya efisiensi, akuntabilitas, dan kreativitas di lingkungan sekolah,” jelas Arinda.

Regulasi Daerah Jadi Tahap Akhir

Menurut Arinda, Disdikbud Kaltara bersama Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) saat ini tengah menyusun Peraturan Gubernur sebagai dasar hukum penerapan BLUD di satuan pendidikan. Setelah regulasi tersebut rampung, tahapan uji kelayakan dan pendampingan teknis akan segera dilakukan di seluruh SMK.

“Kami berharap pada pertengahan 2026, sudah ada beberapa SMK percontohan yang resmi berstatus BLUD. Selanjutnya akan diperluas ke sekolah-sekolah lain secara bertahap,” ujarnya.

Dukungan Dunia Usaha dan Industri

Arinda juga menegaskan pentingnya sinergi antara sekolah dan dunia usaha/dunia industri (DUDI) dalam pelaksanaan BLUD. Kolaborasi tersebut menjadi kunci agar produk dan jasa yang dihasilkan SMK memiliki nilai ekonomi dan relevansi dengan kebutuhan pasar.

“BLUD bukan hanya soal keuangan, tapi bagaimana sekolah bisa mandiri dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Kami ingin lulusan SMK di Kaltara siap kerja, siap wirausaha, dan berdaya saing tinggi,” pungkasnya.

Penerapan BLUD di SMK diharapkan menjadi tonggak baru bagi peningkatan mutu pendidikan vokasi di Kaltara, sekaligus mendukung arah pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan produktif.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.