,

Suatu Senja di Tanjung Selor

by -978 Views

News Tanjung Selor – Senja di Tanjung Selor datang perlahan, seolah enggan mengusik ketenangan kota kecil yang bersandar di tepian Sungai Kayan. Langit berubah warna, dari biru terang menjadi jingga keemasan, lalu perlahan meredup dalam nuansa ungu yang lembut.

Siluet pepohonan di kejauhan tampak seperti lukisan yang digores pelukis alam dengan penuh kesabaran. Angin sungai berhembus pelan, membawa aroma air dan tanah yang menenangkan, seolah ingin membisikkan cerita lama kepada siapa pun yang sudi mendengar.

Indahnya Panorama Senja di Taman Sungai Kayan - Tribunkaltim.co
Suatu Senja di Tanjung Selor

Di dermaga kecil, beberapa perahu nelayan mulai bersandar, mengakhiri perjalanan harian mereka. Anak-anak berlarian di sekitar tepian, tertawa riang mengejar bayangan sendiri yang memanjang di atas papan kayu. Para pedagang kaki lima menyalakan lampu-lampu kecil di gerobaknya, bersiap menjajakan kudapan malam yang hangat. Semua tampak berjalan pelan, tak ada yang tergesa, seolah waktu benar-benar melambat ketika senja menutup hari.

Baca Juga : Kursi Pesawat Dekat Jendela Tak Selalu Tawarkan Kenyamanan

Suasana senja di kota ini punya kehangatan yang berbeda. Tidak ada hiruk-pikuk seperti di kota besar, hanya suara alam yang bersahut-sahutan dengan tawa manusia. Inilah saat ketika penduduk setempat sejenak meletakkan beban keseharian mereka, duduk bersantai di bangku kayu menghadap sungai, menyeruput kopi hitam panas, dan membiarkan pandangan mereka larut ke cakrawala.

Ketika cahaya terakhir matahari perlahan tenggelam di balik perbukitan, lampu-lampu jalan mulai menyala, memantulkan bayangan temaram di permukaan air sungai. Malam menjemput Tanjung Selor dengan lembut, meninggalkan kenangan indah tentang senja yang sederhana, tapi selalu mampu menenangkan hati siapa pun yang menyaksikannya.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.