,

Proyek Pipa Rp 28 Miliar di Tanjung Selor Rampung, tapi Pompa Air Utama Melemah

by -436 Views

News Tanjung Selor — Proyek strategis pemasangan pipa transmisi air baku dari Intake Sungai Kayan menuju Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sungai Buaya dan kawasan Kota Baru Mandiri (KBM) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, dinyatakan rampung tepat waktu.

Hampir Setahun Belum Digunakan PHR, CERI Ungkap Dugaan Salah Desain Proyek  Pipa Minyak Senilai Rp 4,5 Triliun - Urbannews.id
Proyek Pipa Rp 28 Miliar di Tanjung Selor Rampung, tapi Pompa Air Utama Melemah

Namun, di balik keberhasilan penyelesaian proyek senilai puluhan miliar rupiah tersebut, muncul persoalan baru: kapasitas pompa air utama justru melemah.

Proyek ini digarap oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan V Tanjung Selor, di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dengan total anggaran Rp34 miliar dan nilai kontrak akhir Rp28 miliar setelah proses tender.

Pompa Tidak Berfungsi Optimal

Meski seluruh jaringan pipa telah terpasang dan diuji coba, hasil evaluasi teknis menunjukkan bahwa pompa utama di Intake Sungai Kayan tidak lagi berfungsi optimal. Akibatnya, aliran air ke IPA Sungai Buaya mengalami penurunan tekanan yang signifikan.

“Pompa masih hidup, tapi kapasitasnya jauh di bawah standar awal. Hal ini tentu berpengaruh terhadap suplai air ke IPA dan wilayah pelayanan,” ujar seorang teknisi lapangan dari BWS Kalimantan V yang enggan disebut namanya, Rabu (12/11/2025).

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera mendapat perhatian karena dapat menghambat fungsi utama proyek, yakni peningkatan pasokan air bersih bagi masyarakat Tanjung Selor dan kawasan pengembangan baru.

Baca Juga : Wakil Bupati Resmikan Festival Melayu Gemeoh Kecamatan Melak 2025.

Diperlukan Penanganan Cepat

Sementara itu, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bulungan, mengakui adanya kendala teknis tersebut. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak BWS untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh. Jangan sampai proyek besar ini tidak maksimal karena kendala peralatan,” ujarnya.

Pihaknya juga menegaskan bahwa proyek ini merupakan bagian penting dari rencana pengembangan infrastruktur dasar Kota Baru Mandiri Tanjung Selor, sehingga harus segera dioptimalkan.

Diharapkan Segera Pulih

Masyarakat setempat berharap agar pompa utama segera diperbaiki agar manfaat proyek benar-benar dapat dirasakan. “Kami berharap air mengalir normal, karena proyek ini sudah lama ditunggu,” kata Syarifuddin, warga sekitar Sungai Buaya.

Dengan rampungnya proyek pipa transmisi namun masih lemahnya sistem pompa, pemerintah kini dihadapkan pada tugas memastikan infrastruktur air bersih di Tanjung Selor benar-benar berfungsi sesuai tujuan awal: memberikan layanan air layak dan berkelanjutan bagi warga.

BRIMO

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.